Seni Kebudayaan Daerah Bandar Lampung

Budaya Lampung – Seni Kebudayaan Daerah Bandar Lampung

Seni Kebudayaan Daerah Bandar Lampung – Selamat datang di blog pribadi saya, ada banyak topik yang tersedia di sini seperti Seni Kebudayaan Daerah Bandar Lampung, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang topik yang terkait dengan Seni Kebudayaan Daerah Bandar Lampung, anda dapat melakukan pencarian dengan Google™  Custom Search diatas. Berikut adalah topik tentang  Seni Kebudayaan Daerah Bandar Lampung
Budaya Lampung – Seni Kebudayaan Daerah Bandar Lampung – Propinsi Lampung terletak di pulau Sumatera Indonesia. Lampung memiliki keanekaragaman seni dan budaya yang menjadi bagian dari kekayaan kebudayaan Indonesia.
Selain memiliki potensi wisata Budaya seperti misalnya Kampung Tua di Sukau, Liwa, Kembahang, Batu Brak, Kenali, Ranau dan Krui di Lampung Barat serta Festival Sekura yang diadakan dalam seminggu setelah Idul Fitri diLampung Barat, Festival Krakatau di Bandar Lampung, Festival Teluk Stabas diLampung Barat, Festival Way Kambas di Lampung Timur. Propinsi Lampung juga telah di kenal menjadi tempat yang subur untuk pertumbuhan dunia seni dan budaya.
Ada yang menarik kalau melihat ciri khas dari orang yang berasal dari Lampung diantaranya adalah Memiliki rambut lurus dan kaku berwarna hitam, memiliki kulit berwarna putih bila terkena sinar matahari berwarna merah seperti orang koreaserta bermata sipit.
Rumah Adat Lampung
Rumah tradisional atau rumah adat yang berasal dari Lampung mempunyai kekhasan seperti rumah berbentuk panggung, atapnya terbuat dari anyaman ilalang, lebih banyak unsur kayu dikarenakan untuk menghindari serangan hewan dan lebih kokoh bila terjadi gempa bumi. Hal ini menjadikan kelebihan tersendiri dari rumah adat Lampung karena masyarakat lampung telah mengenal gempa dari jaman dahulu dan lampung terletak di pertemuan lempeng asia dan australia rumah ini disebut rumah SESAT.
Bahasa Daerah Lampung
Dalam kehidupan sehari hari masyarakat daerah Lampung yang plural menggunakan berbagai bahasa untuk berkomuniokasi sehari-harinya, ada yang menggunakan bahasa Indonesia, Jawa, Sunda, bahasa Bali, bahasa Minang dan bahasa setempat yang disebut bahasa Lampung. Bahasa daerah Lampung di bagi dua bagian yaitu dialek A (API) dan O(nyo), dua dialek ini dipakai oleh orang lampung A untuk daerah pesisir dan O untuk daerah tengah. Namun sayangnya karena minimnya masyarakat Lampung yang menggunakan bahasa lampung sendiri, bahasa yang seharusnya menjadi budaya Lampung ini kian tenggelam diantara bahasa-bahasa lain, seperti bahasa pendatang dari pulau jawa. Disamping hal tersebut pihak pemerintah juga kurang begitu memperhatikan bahasa daerah Lampung, instansi pendidikan, dan kebanyakan orang tua yang ada di Lampung juga enggan berbicara bahasa daerah Lampung kepada anak-anak mereka.
Seni Musik dan Seni Tari Lampung

Propinsi Lampung memiliki beraneka ragam jenis musik dan tari, mulai dari jenis tradisional hingga modern. Salah satu jenis musik daerah Lampung yang masih bertahan sampai sekarang adalah Klasik Lampung. Sementara untuk jenis tarian yang menjadi aset budaya Provinsi Lampung adalah Tari Sembah dan Tari Melinting (saat ini nama Tari Sembah sudah dibakukan menjadi Sigeh Penguten)

Seni Kebudayaan Propinsi Daerah Jambi

Budaya Jambi – Seni Kebudayaan Propinsi Daerah Jambi

Seni Kebudayaan Propinsi Daerah Jambi– Selamat datang di blog pribadi saya, ada banyak topik yang tersedia di sini seperti Seni Kebudayaan Propinsi Daerah Jambi, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang topik yang terkait dengan Seni Kebudayaan Propinsi Daerah Jambi, anda dapat melakukan pencarian dengan Google™  Custom Search diatas. Berikut adalah topik tentang  Seni Kebudayaan Propinsi Daerah Jambi

 

Budaya Jambi – Seni Kebudayaan Propinsi Daerah Jambi – Salah satu Propinsi yang ada di Sumatera ini memiliki adat istiadat dari budaya melayu yang cukup dominan. Mari kita kenal kebudayaan Jambi sebagai bagian dari khasanah kebudayaan nasional Indonesia.
Bahasa daerah di Provinsi Jambi, yaitu Bahasa Melayu. tapi terdapat beberapa dialek lokal seperti seperti misalnya Kerinci, Bungo-Tebo, Sarolangun, Bangko, Jambi Seberang, Anak Dalam serta Campuran. Khusus untuk penduduk Kerinci, ada aksara tersendiri yang bagi masyarak setempat dikenal dengan nama Aksara Encong.
Multietnis, itulah gambaran dari suku daerah di Jambi. Tapi sebagian besar suku yang ada di sana adalah suku Melayu Jambi. Lainnya, terdapat berbagai suku dan etnis dari seluruh daerah di Indonesia. Etnis yang paling dominan adalah stnis Minang, etnis Bugis, suku Jawa, Sunda, Batak, Cina, Arab, hingga dari India.
Karena adat istiadat di Propinsi adalah adat Melayu yang paling dominan. Maka adat inilah yang sering di gunakan untuk mengatur segala kegiatan serta tingkah laku warga masyarakat Jambi dengan bersendikan kepada hukum islam. Adagium “Adat bersendikan sara’, sara’ bersendikan kitabullah” atau “Sara” mengato adat memakai” sangat memsyarakat di sana. Penegak syariat Islam banyak mewarnai masyarakat Jambi. Dalam kehidupan kesehariannya, banyak ajaran serta pengaruh Islam diterapkan, misalnya tradisi tahlilan kematian, Yasinan.
Untuk memperkuat dan memelihara adat istiadat tersebut, berbagai kegiatan kesenian dan sosial budaya kerap di lakukan, antara lain :
1. Tari Asik, dilakukan oleh sekelompok orang untuk mengusir bala penyakit;
2. Tradisi Berdah, dilaksanakan saat terjadi bencana dengan tujuan menolak bencana;
3. Kenduri Seko, bertujuan untuk membersihkan pusaka dalam bentuk keris, tombak, Al Kitab dalam bentuk Ranji–ranji Kuno;
4. Mandi Safar, dilaksanakan pada hari Rabu di akhir bulan Safar bertujuan untuk menolak bala;
5. Mandi Belimau Gedang, dilaksanakan menjelang Ramadhan dengan tujuan menyucikan dan mengharumkan diri; dan
6. Ziarah Kubur, dilaksanakan menjelang Ramadhan dengan tujuan mendoakan arwah leluhur.

Provinsi Jambi sangat kaya akan kerajinan daerah, salah satu bentuk kerajinan daerah adalah anyaman yang berkembang dalam bentuk aneka ragam. Kerajinan anyaman di buat dari daun pandan, daun rasau, rumput laut, batang rumput resam, rotan, daun kelapa, daun nipah, dan daun rumbia. Hasil anyaman ini bermacam–macam pula, mulai dari bakul, sumpit, ambung, katang–katang, tikar, kajang, atap, ketupat, tudung saji, tudung kepala dan alat penangkap ikan yang disebut Sempirai, Pangilo, lukah dan sebagainya. Kerajinan lainnya adalah hasil tenun yang sangat terkenal, yaitu tenunan dan batik motif flora

Budaya Indonesia

Budaya Indonesia, Kebudayaan Indonesia

 Budaya Indonesia– Selamat datang di blog pribadi saya, ada banyak topik yang tersedia di sini seperti Budaya Indonesia, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang topik yang terkait dengan Budaya Indonesia, anda dapat melakukan pencarian dengan Google™  Custom Search diatas. Berikut adalah topik tentang  Budaya Indonesia

 

Budaya Indonesia – Budaya Indonesia merupakan kebudayaan yang dapat di artikan sebagai kesatuan dari kebudayaan seluruh wilayah yang ada di Indonesia.

Untuk Menumbuhkan rasa Cinta Indonesia dalam rangka Mengembalikan Jati Diri Bangsa Indonesia perlu di galakkan kembali karena sekarang ini Indonesia sedang mengalami nilai nilai pergeseran dari kebudayaan lokal yaitu kebudayaan asli Indonesia kepada mulainya kecintaan terhadap budaya asing. Perlunya Mengembalikan Jati Diri Bangsa ini dengan mencintai kebudayaan Indonesia nampaknya perlu di tanamkan kembali kepada setiap individu dari warga Indonesia.

Dengan majunya teknologi di mana informasi apa saja bisa masuk dalam kehidupan masyarakat kita turut pula mempengaruhi tergesernya nilai nilai budaya Indonesia ini. Terutama para generasi muda bangsa ini. Banyak kita lihat disekeliling kita betapa muda mudi Indonesia kebanyakan lebih suka terhadap budaya asing ketimbang kebudayaan Indonesia sendiri. Di khawatirkan kebudayaan Indonesia hanya sebagai pelengkap di acara acara tertentu saja seperti ketika memperingati kemerdekaan Indonesia. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa kebudayaan indonesia terbentuk juga karena di pengaruhi budaya asing, tapi itu dulu saat saat jaman kerajaan.

Kebudayaan Indonesia walau beraneka ragam, namun pada dasarnya terbentuk dan dipengaruhi oleh kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Tiong hoa, kebudayaan India dan kebudayaan Arab. Kebudayaan India terutama masuk dari penyebaran agama Hindu dan Budha di negara Indonesia jauh sebelum Indonesia terbentuk. Kerajaan-kerajaan yang bernafaskan agama Hindu dan Budha sempat mendominasi Nusantara pada abad ke-5 Masehi ditandai dengan berdirinya kerajaan tertua di Nusantara, Kuai , sampai pada penghujung abad ke-15 Masehi.
Kebudayaan Tionghoa masuk dan mempengaruhi kebudayaan Indonesia karena interaksi perdagangan yang intensif antara pedagang-pedagang Tionghoa dan Nusantara( Sriwijaya) . Selain itu, banyak pula yang masuk bersama perantau-perantau Tionghoa yang datang dari daerah selatan Tiongkok dan menetap di Nusantara. Mereka menetap dan menikahi penduduk lokal menghasilkan perpaduan kebudayaan Tionghoa dan lokal yang unik. Kebudayaan seperti inilah yang kemudian menjadi salah satu akar daripada kebudayaan lokal modern di Indonesia semisal kebudayaan Jawa dan Betawi.
Kebudayaan Arab masuk bersama dengan penyebaran agama Islam oleh pedagang-pedagang Arab yang singgah di Nusantara dalam perjalanan mereka menuju Tiongkok.
Kedatangan penjelajah dari Eropa sejak abad ke-16 ke Nusantara, dan penjajahan yang berlangsung selanjutnya, membawa berbagai bentuk Kebudayaan Barat dan membentuk kebudayaan Indonesia modern sebagaimana yang dapat dijumpai sekarang. Teknologi, sistem organisasi dan politik, sistem sosial, berbagai elemen budaya seperti perekonomian, dan sebagainya, banyak mengadopsi kebudayaan Barat yang lambat-laun terintegrasi dalam masyarakat.

Kebudayaan Jawa Barat

kebudayaan jawa barat » BUDAYA DAERAH INDONESIA

kebudayaan jawa barat– Selamat datang di blog pribadi saya, ada banyak topik yang tersedia di sini seperti kebudayaan jawa barat, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang topik yang terkait dengan kebudayaan jawa barat, anda dapat melakukan pencarian dengan Google™  Custom Search diatas. Berikut adalah topik tentang  kebudayaan jawa barat

kebudayaan jawa barat – Banyak yang harus kita pelajari dari kebudayaan yang ada di Jawa Barat. Jika kita merasa bahwa Budaya Jawa Barat merupakan bagian dari negara Indonesia, tidak ada salahnya mengenal Kebudayaan Jawa Barat.

Provinsi jawa barat memiliki filosofi yang patut di acungi jempol, diantaranta adalah Silih Asah Silih Asih dan Silih Asuh. Ketiga filosofi tersebut merupakan filsafat hidup yang di pegang penduduk asli Jawa barat. Dan kebudayaan Jawa Barat lebih kita kenal sebagai Sunda yang ber ibukota di Bandung.

Maksud dan arti filosofi tersebut adalah menimbulkan sifat dan sikap untuk untuk saling mengasuh , saling mengasihi dan saling berbagi pengetahuan dan pengalaman antar sesama. Masyarakat Jawa Barat memiliki keluhuran akal budi yang di landasi oleh filsafat tersebut. Agak berbeda dengan kebudayaan masyarakat lain di Nusantara, Masyarakat jawa barat yang berbahasa sunda sangat dipengaruhi budaya yang berakar pada nilai-nilai yang berasal dari tradisi masyarakat setempat. Dan dalam interaksi sosial, masyarakat di di jawa barat menganut falsafah seperti yang sudah di sebutkan tadi.

Rasa persaudaraan menciptakan keakraban masyarakat Sunda dengan lingkungan sehingga tampak dari bagaimana masyarakat Jawa Barat, khususnya yang tinggal di pedesaan, mereka memelihara kelestarian lingkungan dengan cara penuh kerja sama dengan warga setempat. Sehingga di provinsi Jawa Barat ini banyak muncul masyarakat yang atas inisiatifnya sendiri dapat memelihara lingkungan alam mereka.

Dalam kehidupan beragama, masyarakat di jawa barat relatif dikenal sebagai masyarakat yang sangat agamis dan relijius, dan memegang teguh nilai-nilai agama yang di anut di yakini yakni agama Islam. Sebagian besar penduduk jawa barat memeluk agama islam, disusul Kristen (Katolik dan Protestan), Hindu, Budha, dan lainnya.

Sebagian besar budaya Jawa Barat didominasi suku Sunda dan adat tradisionalnya yang penuh khasanah Bumi Pasundan menjadi cermin kebudayaan di jawa barat. Untuk melestarikan budaya Jawa Barat, pemerintah daerah menetapkan 12 desa budaya, yakni desa khas yang di tata untuk kepentingan melestarikan budaya dalam bentuk adat atau rumah adat.

Kebudayaan Jawa Tengah

kebudayaan jawa tengah » BUDAYA DAERAH INDONESIA

 kebudayaan jawa tengah – Selamat datang di blog pribadi saya, ada banyak topik yang tersedia di sini seperti  kebudayaan jawa tengah   , untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang topik yang terkait dengan  kebudayaan jawa tengah, anda dapat melakukan pencarian dengan google ™  Custom Search diatas. Berikut adalah topic tentang   kebudayaan jawa tengah

Budaya Jawa Tengah – Mengenal kebudayaan Jawa Tengah boleh dikatakan mengetahui segala hal yang berkaitan dengan seni dan budaya yang ada di seluruh wilayang yang terdapat di Jawa Tengah.

Provinsi Jawa Tengah yang secara geografis dan juga secara budaya kadang juga mencakup wilayah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Budaya Jawa Tengah telah dikenal sebagai “jantungnya” budaya yang ada di Jawa.

Apa saja yang termasuk dalam seni budaya jawa tengah? Banyak banget ! Sama seperti daerah lain yang terdapat di Indonesia, Adat juga merupakan salah satu kebudayaan yang ada di Jawa Tengah, misalnya saja tentang upacara pernikahan dimana sang calon pengantin akan menjalani proses “Pingitan”. Lalu ada upacar siraman dan masih banyak lagi.

Bidang lain yang berkaitan dengan Budaya di Jawa Tengah adalah seni. Kesenian yang termasuk dalam budaya jawa tengah ini meliputi seni tari, gamelan, macapat, ketoprak, wayang kulit.

Ada satu lagi hasil budaya jawa tengah yang sudah terkenal hingga manca negara yaitu produk Kain Batik. Hampir setiap daerah di jawa tengah mempunyai corak batik tulis yang berbeda serta memiliki ciri khas masing-masing. Beberapa daerah penghasil Batik yang sangat terkenal adalah Solo dab Pekalongan.

Wayang kulit juga merupakan salah satu kebudayaan Jawa Tengah yang sudah dia akui oleh dunia. Unesco telah mengakui bahwa Wayang Kulit adalah sebagai warisan budaya dunia. Anda punya info lain tentang seni dan budaya di Jawa Tengah? Tulis saja komentar Anda!